Visi Misi Profesi Dietisien

Visi Misi Tujuan dan Sasaran Prodi Profesi Dietisien ditetapkan oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Semarang dengan SK Direktur Nomor: HK.02.03/5.3.3/403.1/2018 tanggal 5 Maret 2018. Surat Keputusan dapat dilihat disini.

VISI

Visi Program Studi Profesi Dietisien: “Menjadi institusi pendidikan profesi dietisien yang menghasilkan dietisien profesional dalam penanggulangan penyakit tidak menular dengan berbasis kearifan lokal dan diakui internasional di tahun 2025”.

MISI

Misi Program Studi Profesi Dietisien adalah

  • Menyelenggarakan pendidikan profesi dietisien yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan masyarakat dalam menanggulangi penyakit tidak menular berawal dari sindrom metabolik
  • Melaksanakan penelitian berfokus pada penanggulangan penyakit tidak menular berawal dari sindrom metabolik yang berbasis kearifan lokal dan meningkatkan kualitas publikasi penelitian
  • Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dengan berorientasi pada asuhan klinik, gizi masyarakat dan manajemen penyelenggaraan makanan dalam menanggulangi penyakit tidak menular berawal dari sindrom metabolik
  • Menyelenggarakan kerjasama lintas sektor dan lintas program untuk pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi
  • Meningkatkan produktivitas dan kualitas sumber daya manusia untuk meningkatkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi
  • Membekali lulusan dengan keahlian yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan mengembangkan soft skills

 

Arti Visi Program Studi Profesi Dietisien

  1. Arti Dietisien Profesional adalah lulusan Program Studi Profesi Dietisien Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Semarang telah sesuai dengan standar nasional kompetensi lulusan, lulus uji kompetensi nasional, tersertifikasi pelatihan keprofesian gizi, menggunakan metoda dan IPTEKS mutakhir dalam melaksanakan keprofesian gizi
  2. Arti Dietisien Profesional mampu melaksanakan penanggulangan penyakit tidak menular dengan upaya pencegahan dan pengendalian. Pencegahan yang dimaksud adalah menitikberatkan pada pengendalian faktor risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) yang dapat diubah dilaksanakan melalui kegiatan promosi kesehatan, deteksi dini faktor risiko. Pengendalian dilaksanakan melalui kegiatan penemuan dini kasus dan tata laksana dini. Penyelenggaraan Penanggulangan PTM melalui Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dilaksanakan dengan penanganan kasus
  3. Arti berbasis kearifan lokal adalah berdasarkan kebijakan lokal yang ditetapkan oleh Poltekkes Kemenkes Semarang dalam memenuhi tuntutan pengguna lulusan dan unggul dalam persaingan global, sebagai berikut :
  • Melakukan pendekatan komprehensif mempersiapkan lulusan dengan kompetensi utama (hard skills) serta ketrampilan kepribadian, perilaku berbudi pekerti luhur, nilai nilai budaya asli (soft skills) sehingga lulusan mampu menerapkan dalam keprofesian gizi
  • Penyusunan kurikulum dilakukan berdasarkan kajian mendalam terkait hakikat keilmuan bidang studi dan kebutuhan pengguna lulusa Program studi mempunyai penciri institusi yang tertuang dalam kompetensi utama, kompetensi pendukung, dan kompetensi lainnya yaitu profesional dalam bidang penanggulangan penyakit tidak menular
  • Menyelenggarakan penelitian multidisiplin untuk menghasilkan karya ilmiah yang dapat digunakan sebagai rujukan dalam melaksanakan keprofesian gizi, menyelesaikan masalah kesehatan, meningkatkan kualitas hidup melalui pendayagunaan pangan lokal dan budaya lokal dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi, budaya dan seni (IPTEKS) mutakhir
  1. Arti diakui Internasional adalah kualifikasi akademik lulusan Program Studi Profesi Dietisien Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Semarang mampu bersaing dan mendapatkan pengakuan internasional

 

Tujuan penyelenggaraan Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien

  1. Menghasilkan dietisien profesional dan kompetitif yang mempunyai kemampuan hard skills dan soft skills yang berkualitas, mampu melaksanakan asuhan gizi klinik, gizi masyarakat dan manajemen penyelenggaraan makanan dalam penanggulangan penyakit tidak menular yang berawal dari sindrom metabolik dengan pendekatan kearifan lokal sesuai dengan kebutuhan dan kewenangannya.
  2. Menghasilkan sumber daya yang berkualitas yang mampu melaksanakan penelitian.
  3. Menghasilkan sumber daya yang berkualitas yang mampu melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.
  4. Melaksanakan kerjasama lintas sektoral dan lintas program dalam berupaya meningkatkan dan menjaga kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi

 

Strategi pencapaian sasaran dan tahapan pencapaian Visi Misi Tujuan Sasaran Program Studi Dietisien mengacu pada Rencana Strategis Jurusan Gizi dan Rencana Kinerja Program Studi Dietisien sebagaimana tertuang dalam Rencana Stategis Pencapaian Visi Misi Program Studi Profesi Dietisien berikut:

 

Sosialisasi Visi Misi

1

Visi Misi disampaikan pada kegiatan workshop RPP RPS Prodi Profesi Dietisien
 

WhatsApp Image 2020-10-18 at 18.40.01

Visi Misi disampaikan pada kegiatan perencanaan dan evaluasi Jurusan Gizi tahun 2020
 

WhatsApp Image 2020-10-18 at 18.42.46

Visi Misi disampaikan pada saat pendampingan akreditasi Profesi Dietisien
 

4

Visi Misi disampaikan pada kegiatan rapat rutin
 

6

Pemahaman Visi Misi mahasiswa pada saat PKKMB
 

WhatsApp Image 2020-10-20 at 08.39.21

Visi Misi terpasang di lobi
 

WhatsApp Image 2020-10-20 at 08.39.52

Visi Misi terpasang di laboratorium mikrobiologi pangan
 

WhatsApp Image 2020-10-20 at 08.40.50

Visi Misi terpasang di perpustakaan
 

WhatsApp Image 2020-10-20 at 08.40.51

Visi Misi Terpasang di Auditorium
 

WhatsApp Image 2020-10-20 at 08.41.10

Visi Misi Terpasang di Ruang Prodi
 

WhatsApp Image 2020-10-20 at 09.01.43

Visi Misi terpasang di Ruang Rapat
 

WhatsApp Image 2020-10-20 at 09.00.49

Visi Misi terpasang di Ruang Kelas Profesi Dietisien
 

WhatsApp Image 2020-10-20 at 09.06.43

Visi Misi disampaikan pada kegiatan kemahasiswaan
 

Survey Pemahaman Visi Misi silahkan klik disini

Hasil Survei Pemahaman Visi Misi

WhatsApp Image 2020-10-20 at 08.37.02